AWAL MULA PERSETERUAN PESULAP MERAH VS GUS SAMSUDIN BLITAR

Gembar-gembor pemberitaan Pesulap Merah datangi padepokan Gus Samsudin di Blitar akhirnya mendapat sorotan publik. Banyak netijen yang pro dan kontra terhadap apa yang dilakukan oleh sosok pesulap yang sering memakai rambut warna merah tersebut.

Untuk yang suka dengan konten pesulap merah yang kerap membongkar kedok penipuan dukun pasti komennya "bongkar-bongkar". Namun untuk yang kontra dengan pesulpa asal Jakarta ini "kalau kamu masih gunakan cara viral dengan bongkar kedok dukun jangan-jangan kamu juga terlibat dalam praktek mereka atau ada kerjasama biar sama-sama viral, sama-sama dapat cuan dari adsense yang kamu kelola lewat akun Youtube.



Ada benarnya juga dengan apa yang dikomentarkan oleh netijen, karena kalau sama-sama bikin konten berarti ada potensi kontrak dengan orang yang dibongkar atau kesepakatan bagi hasil jika videonya viral dan menghasilkan banyak cuan dari adsense.

Entahlah, yang jelas awal perseteruan Pesulap Merah dengan Gus Samsudin di Blitar ini karena adanya pernyataan yang mempersilahkan kepada pesulap merah untuk datang ke Blitar. Berbekal yang undangan secara tidak langsung itu akhirnya Marcel benaran datang ke Blitar.

Kedatangannya ke Blitar langsung ditanggapi kasar oleh para pengikut ketua padepokan Dzat Sejati tersebut hingga beberapa kali ada pengikut yang hampir nampol pada Marcel. Namun pesulap asal Jakarta itu tetap kekeh ingin bertemu dengan Gus.

Akibat heboh dengan pembogkaran itu akhirnya banyak masyrakat Blitar yang merasa resah dengan kehadiran padepokan ini. Melihat potensi adanya huru-hara disana akhirnya aparat menutup sementara tempat praktek pengobatan abal-abal ini.

Namun setelah dibongkar trik penipuannya itu akhirnya aparat setempat menutup resmi padepokan tersebut dan kini para korban berani speak up untuk membuktikan bahwa praktek penyembuhan yang dilakukan oleh Samsudin memang tidak benar.

BERIKUT VIDEO PERSETERUAN MARCHEL VS SAMSUDIN :

Posting Komentar untuk "AWAL MULA PERSETERUAN PESULAP MERAH VS GUS SAMSUDIN BLITAR"